Keringat terus kau seka
tetap mengucur juga
lalu kau biarkan saja
mengalir seturut suka

Lelah otot terperas
habis tenaga terkuras
oleh kerja keras
kau masih berkeras

Sudah sejak subuh
tanpa sedikit jeda
tubuh basah seluruh
Mengapa terus kerja?
Wajah tergurat lelah
Mengapa masih kerja?

Hakikat manusia adalah kerja
karena ia sekutu Pencipta
begitu tertulis kitab tua
juga temurun kata tetua
Tentu kerja berbuah peluh
jawabmu sedikit marah
kau redam jangan tumbuh

Mengapa marah?

Mereka rampok keringat

Siapa?

Mereka pemberi upah
enggan kenal susah

***
Tilaria Padika
Untuk kelas pekerja
Baca Puisi Terbaru

Advertisements