Jangan bangga bebalmu kokoh
keras namun bikin bodoh
buta mengabdi para tokoh
yang bersatu namun tengkar
bersenda gurau saling tempur
berlomba mesra berebut makmur
bertameng kita para lembu

Lembu tanpa batas dungu
terbelah kita berkubu
jadi kami dan kamu
baku hadap muka
mata lawan mata
dengan benci membara
dengan kesumat membusuk
seperti sepasang musuh terkutuk
dalam perang abadi
laiknya air dan api

Siapa akan musnah
tak siapa hanya kita
setara berbagi susah

Di luar arena
para tokoh bersuka
di balik layar
rembuk saling tukar
siapa dapat apa
lalu bergadeng tangan
sembelih lembu-lembu dungu
buta kawan-lawan

Cukup!
Buang agamamu
Lupakan sukumu
abaikan warna kulitmu
lebur kami dan kamu
sisa kita yang satu
sesadar-sadarnya para lembu

Balikkan badanmu
berdiri kita sejajar
hadapi para tokoh
terhisap lawan penghisap
tertindas lawan penindas
sebenar-benarnya perang!

***
Tilaria Padika,
Kupang, akhir November 2016

Advertisements