(Balada Cinta Kelas Pekerja -01: Sinta dan Salma)

Aku rindu bersetubuh
kata Sinta perempuan buruh
dari balik mesin jahit
masygul getar nada pahit

Tentu, siapa tak
Sahut Salma sang sahabat
telik telisik jejak jahit
jangan sampai ada cacat

Tapi tubuh telah lelah
otot kalah setara gairah
meski gebu memuncak resah
Pasrah!
Keluh Sinta mendesah

Suamimu bagaimana?
bisakah ia terima?
Apa ia pergi kelana
tiduri lonte saban purnama?
Tanya Salma

Tak!
Ia pun sama lebam
lelap di mula malam
Bukan gairah padam
namun siang hidup beradu
dengan mesin menderu
maka malam biar berlalu

Oh, Sinta, beruntung engkau
hidupmu mengundang cemburu
Keluargaku hampir runtuh
Gara-gara suami selingkuh
tapi aku bersikukuh
anakku butuh tempat berteduh
juga kesempatan tumbuh
Salma mengeluh

Sinta menatap Salma
memeluknya erat dan lama
Kita perempuan kelas pekerja
tak kenal cinta yang manja
bisiknya pada Salma

***
Tilaria Padika
Kupang, pangkal Desember 2016

Advertisements