Wiji biarkan pergi
jauh jiwanya ke dunia peri
dan tubuh tak usah dicari
sebab ia iklas memberi

Ia Wiji, maka genaplah
takdir berkalang tanah
dari sana tunas kecambah
lalu pokok tumbuh dan berbuah
maka wiji berlipat jumlah

Sebab ia adalah Wiji
sahabatnya adalah petani sejati
giat menebar di musim semi
kelak berlimpah yang dituai
lalu berlipat-lipat Wiji

Wiji yang dulu biar pergi
tugas kita menanam lagi
generasi yang gemar berbagi

Sungguh kau petani?

***
Tilaria Padika
Timor, 5/12/2016
Baca PUISI TERBARU

Advertisements